Media Sosial Sebagai Jembatan Pembinaan Warga Gereja Pada Masa Pandemi Covid-19

Hendra Geptha, David Eko Setiawan, Ayu Cisilia Revanda, Florensius Risno

Abstract


Seeing the condition of the church during the pandemic era created an ironic situation for the formation of church members that was difficult to carry out. Meanwhile, the formation of church members is a very vital activity for a church. The method that the author uses is descriptive, using books, journals and research reports that can be accounted for. So that through writing this journal the writer wants to try to share an effective method of coaching church members through virtual media, so that the activities of coaching church members can continue even in a pandemic. This long distance training has become an effective solution to the restrictions imposed by the government on every place of worship in Indonesia.

Melihat kondisi gereja pada masa pandemi menimbulkan suatu keadaan ironi bagi pembinaan warga gereja yang sulit dilaksanakan. Sedangkan pembinaan warga gereja sendiri adalah sesuatu kegiatan yang sangat vital bagi sebuah gereja. Metode yang penulis gunakan adalah deskriptif, menggunakan buku, jurnal dan laporan penelitan yang dapat dipertaanggungjawabkan. Sehingga melalui penulisan jurnal ini penulis ingin mencoba membagikan suatu metode pembinaan warga gereja yang efektif melalui media virtual, supaya kegiatan pembinaan warga gereja terus dapat berlangsung meskipun dalam keadaan pandemi. Pembinaan jarak jauh ini telah menjadi solusi efektif dari pembatasan-pembatasan yang diberikan pemerintah bagi setiap tempat peribadatan di Indonesia.


Keywords


church, pandemic, effective methods, formation, social media; gereja, pandemi, metode efektif, pembinaan, sosial media

Full Text:

PDF

References


A.A.A. Nanda Saraswati. “Membatasi Kebebasan Beragama Di Masa Pandemi.” Universitas Gadjah Mada. Last modified 2020. https://crcs.ugm.ac.id/membatasi-kebebasan-beragama-di-masa-pandemi/.

Boland, B.J., & Niftrik. Dogmatika Masa Kini. Jakarta: BPK.Gunung Mulia, 1999.

David Eko Setiawan, Kalis Stevanus, & Purwoto. “Gambaran Persepsi Pejabat Gereja Bethel Injil Sepenuh (GBIS) Majelis Daerah Jawa Tengah Tentang Pandemi Covid-19 Dan Implikasinya Bagi Pelayanan Gerejawi.” KHARISMATA: Jurnal Teologi Pantekosta 1, no. 2 (2020).

Imbody, Jonathan. “Coronavirus Response Reveals Character of Governments.” Christian Medical & Dental Associations. Last modified 2020. https://cmda.org/coronavirus-response-reveals-character-of-governments/.

Irwanto brutu & Harls Evan R. Siahaan. “Menerapakan Kelompok Sel Di Masa Pandemi Covid-19.” SOTIRIA 3, no. 1 (2020).

J., Moleong Lexy. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, 2005.

Puspita, Wiwi. “PENGEMBANGAN PEMURIDAN KONTEKSTUAL DALAM MEMBINA WARGA GEREJA LANSIA.” Institut Agama Kristen Negeri Toraja 1 (2020): 5.

Sanapiah. Format-Format Penelitian Sosial. Jakarta: Rajawali Press, 1992.

Schmidt, Alfred. Kawan Sekerja Allah. Jakarta: BPK. Gunung Mulia, 1977.

Simanjuntak, Junihot M. “Belajar Sebagai Identitas Dan Tugas Gereja.” Jurnal Jaffray 16, no. 1 (2018): 1.

Yohanes A. R. Tarully, M. Th. “Peran PWG Dalam Meningkatkan Pertumbuhan Iman Jemaat OLEH :,” no. November (2016): 1–11.

Yusup Rogo Yuono. “Pertumbuhan Gereja Di Masa Pandemi.” Sagacity 1, no. 1 (2020).

“Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2020.” KPCPEN (Komite Penanganan Covid-19 Dan Pemulihan Ekonomi Nasional. Last modified 2020. https://covid19.go.id/p/regulasi/permenkes-no-9-tahun-2020-tentang-pedoman-psbb-dalam-rangka-percepatan-penanganan-covid-19.

“Residents of Xinjiang’s Ghulja City Going Hungry Under Coronavirus Quarantine.” Radio Free Asia. Last modified 2020. https://www.rfa.org/english/news/uyghur/hungry-02242020153509.html.

“Xinjiang Authorities Sending Uyghurs to Work in China’s Factories, Despite Coronavirus Risks.” Radio Free Asia. Last modified 2020. https://www.rfa.org/english/news/uyghur/work-02272020160853.html.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Kharisma: Jurnal Ilmiah Teologi

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.